30 03 2009

tiba-tiba,
rindu ibu.

Iklan




belum penuh memaafkan

16 07 2006

ada perasaan benci,
terselip diantara keinginan untuk memaafkan;
aku belum sepenuhnya bisa memaafkan kau.
kau!
tak tahukah kau?
dirimu menggoyahkan kehidupanku!
meruntuhkan bangunan rasa percaya
yang telah berdiri lama,
menghancurkan kemapanan
yang telah tercipta lama.
aku tahu :

aku seharusnya bisa memaafkan.
tapi aku sadar,
baru sebesar ini aku bisa…
aku akan mencoba membesarkannya lagi…
tapi,

dibalik keguncangan ini :
ada kebijakan yang bisa kuperoleh,
ada kekuatan yang akan kudapatkan,
ada pembaharuan yang akan kurasakan.
karena itu : terima kasih Kehidupan…





lagu tentang rumah

12 07 2006

mendengarkan lagu
yang memberi suasana nyaman bagimu,
kadang begitu menyenangkan
dan
di saat yang sama
kadang begitu memilukan…

menyenangkan karena :
penggalan cerita masa lalu yang kusimpan saja
dan gambaran cerita masa depan yang kubuat sendiri
mulai mengalir dalam pikiranku,
dan tentunya amat membahagiakanku.

memilukan karena :
penggalan cerita itu hanyalah tinggal cerita
dan gambaran cerita itu hanyalah tinggal angan
tetap mengalir dalam pikiranku,
dan tentunya amat menyedihkanku.





maaf telah menghantam dirimu

7 07 2006

maafkan aku dahulu,
aku telah memakimu,
telah mengantammu dengan kata-kataku,
mengejutkanmu dengan umpatan itu..
aku sungguh harus minta maaf padamu,
atau aku akan segera memperdalam lubang gelap kehancuranku sendiri..
Tuhan,
aku tahu Engkau tahu permintaanku…
bantu dia temukan kebahagiaan dalam hidupnya,
yang mungkin selama ini tengah diperjuangkannya…….
hanya kepadaMu aku bisa mengharapkan itu..
hanya kepadaMulah…
tak ada lain yang bisa…





mohon restu

19 05 2006

aku sayang padamu ayah…
aku tahu,aku sadar,bahwa aku

seringkali merasakau tak pernah mengenalku.
tapi aku tetap mencoba dan tetap menyayangimu.
aku tahu,aku sadar,bahwa kata darimu
seringkali membuatku terbakar amarah.
tapi aku tetap mencoba dan tetap menyayangimu.
aku sadar telah melakukan kesalahan padamu,

untuk itu aku minta restu darimu:
doakan aku agar mampu menjadi ayah terbaik bagi anak-anakku nanti..
terima kasih Tuhan telah memberi yang terbaik untukku.





belajar lagi

6 02 2006

sepertinya, mulai saat ini,
aku harus kembali belajar lagi :
untuk bisa menerima dirimu sebagaimana engkau ada.

tak mudah, benar, sungguh tak mudah.
dalam pikiranku,
telah ada bermacam yang menggangguku untuk belajar kembali :
kekecewaan masa lalu,
orang lain pembanding dirimu,
kurang yang kulihat pada dirimu…

semuanya menghambatku menerima dirimu
sebagaimana engkau ada…


sungguh aku harus belajar lagi..

aku harus mulai bisa :
tak lagi memandang masa lalu,
tak lagi melihat orang lain,
melihat semua yang baik, yang kau lakukan padaku..

aku harus belajar lagi..