unspoken language

19 11 2007

ada makna-makna yang kupahami,
ketika kulihat matamu di senja itu :

ketika kau bangun dari dudukmu,
membuka senyum,
berkata salam padaku
dan menanyakan kabarku.

Kumaknai begini :

seperti ada yang ingin kau sampaikan.
namun entah,
dinding apa yang menghalanginya.

sepertinya ada kalimat yang hendak kau katakan padaku,
tapi terhambat
dan tertahan dalam hatimu saja.

Iklan

Aksi

Information

3 responses

19 11 2007
chibi

jieee…jieeee…jieee….
prikitiiiwwwwww…. !!!

eh jadi pengen tahu
siapa c :
– si ‘merekah’
– si ‘oranje’ (apa ‘bunga oranje’)
– si ‘perempuan berpengetahuan’
????
hmmm
hmm

ck ck ck
keknya ‘kasih ta sampai semua’ dirimu yaaaa…
khehehehehe…

peace ah

semangat yaaaa…!!
love is on ur way šŸ˜€

oiy: temen gw kmren gak sengaja buka blog lo ini n dia ‘menerawang’ dirimu…
whuahahahaha…
detilnya nanti saja, kita ketemu di chat room yah

cu

23 11 2007
ririn

hemmm…dalem banget, saiap ya dia, sampai kamu bisa memaknai isyarat bahasa tubuhnya šŸ™‚
Thanks udah visited di blog saya yang di ririn-poem

19 12 2007
meltarisa

Judulnya diganti yah, Kek?
Tentang merekah, tulisan ini yg paling gw suka!
Semoga ‘unspoken language’mu dan ‘unspoken language’nyah dia bisa selaras…
Aku mau nenek baru!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: