berat,
membawa pertempuran pribadi
kemanapun ku pergi.
apalagi saat terseretnya orang terkasih
masuk ke dalam medan perang.
berat,
membawa pertempuran pribadi
kemanapun ku pergi.
apalagi saat terseretnya orang terkasih
masuk ke dalam medan perang.
tahukah kamu, hari sekarang
masih seperti hari lalu
bendera putih telah diangkat,
sebelum peperangan.
[atau pertempuran telah terjadi tanpa kuketahui?]
hati ini sedang membangun rumahnya.
penuh usaha, memang
jatuh bangun, memang
tapi aku tak sendiri.
malam yang selimutan kegelapan,
kini dibelah fajar.
semua yang tadinya tertutup hitam pekat,
perlahan mulai terkelupas.
dan yang tersisa adalah:
pemandangan jernih pagi.
tidak ingin jatuh cinta
hanya inginnya: mencinta
lembut sinar Fajar,
bercahaya di pusat diriku.
ingin,
kurayakan terangnya dekatmu.
sudah lebih tinggi,
mungkin?
–
kurasa sudah.
payung,
tak akan bisa lindungi dari hujan
jika tak terbuka.
ketika hendak jadi pengantar,
tapi menjadi hanya bayangan,
bisakah?
Dia akan datang,
membawa kabar baik
atau kabar buruk untukku?
jika dahulu, asalnya dari puncak
saat ini, kemunculannya dari dasar.
jika
matahari menutupi tubuhnya dengan bulan,
yang tersisa untuk dilihat hanyalah:
sebuah cincin dengan lubang hitam yang besar.
komentar terbaru