ada perasaan benci,
terselip diantara keinginan untuk memaafkan;
aku belum sepenuhnya bisa memaafkan kau.
kau!
tak tahukah kau?
dirimu menggoyahkan kehidupanku!
meruntuhkan bangunan rasa percaya
yang telah berdiri lama,
menghancurkan kemapanan
yang telah tercipta lama.
aku tahu :
aku seharusnya bisa memaafkan.
tapi aku sadar,
baru sebesar ini aku bisa…
aku akan mencoba membesarkannya lagi…
tapi,
dibalik keguncangan ini :
ada kebijakan yang bisa kuperoleh,
ada kekuatan yang akan kudapatkan,
ada pembaharuan yang akan kurasakan.
karena itu : terima kasih Kehidupan…
belum penuh memaafkan
16 07 2006Komentar : 1 Komentar »
Kategori : rumah
lagu tentang rumah
12 07 2006mendengarkan lagu
yang memberi suasana nyaman bagimu,
kadang begitu menyenangkan
dan
di saat yang sama
kadang begitu memilukan…
menyenangkan karena :
penggalan cerita masa lalu yang kusimpan saja
dan gambaran cerita masa depan yang kubuat sendiri
mulai mengalir dalam pikiranku,
dan tentunya amat membahagiakanku.
memilukan karena :
penggalan cerita itu hanyalah tinggal cerita
dan gambaran cerita itu hanyalah tinggal angan
tetap mengalir dalam pikiranku,
dan tentunya amat menyedihkanku.
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : rumah
duduk di sudut
12 07 2006aku akan duduk kembali di sudut itu;
di tempat kita bercakap-cakap waktu itu.
hari ini aku akan kembali ke tempat itu,
duduk, melakukan tugasku
sambil menyimpan harapan:
kau datang lagi,
dan kita akan bercakap-cakap lagi.
hari esok aku juga akan kembali ke tempat itu.
duduk, mengamati pemandangan di jendela
sambil mengingat-ingat hari itu:
aku mendatangimu,
dan kita pun bercakap-cakap.
hari ini aku akan duduk kembali di sudut itu;
menantikan percakapan berikutnya.
aku ingin tahu,
apa makna waktu itu untukmu?
ketahuilah, ini maknanya untukku..
–di sudut ruang perpustakaan 10 Juli 2006
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : perempuan berpengetahuan
maaf telah menghantam dirimu
7 07 2006maafkan aku dahulu,
aku telah memakimu,
telah mengantammu dengan kata-kataku,
mengejutkanmu dengan umpatan itu..
aku sungguh harus minta maaf padamu,
atau aku akan segera memperdalam lubang gelap kehancuranku sendiri..
Tuhan,
aku tahu Engkau tahu permintaanku…
bantu dia temukan kebahagiaan dalam hidupnya,
yang mungkin selama ini tengah diperjuangkannya…….
hanya kepadaMu aku bisa mengharapkan itu..
hanya kepadaMulah…
tak ada lain yang bisa…
Komentar : Leave a Comment »
Kategori : rumah






komentar terbaru