airmata doa

8 06 2008

ketika hati
terlalu sedih untuk berbicara,
dan
kata-kata tidak keluar sedikitpun,
airmatalah yang lalu berperan menjadi doa.





cepat/lambat, tidak

24 05 2008

tidak.
aku tidak datang terlalu cepat,
ataupun terlalu lambat.





24 05 2008

kamu tersusun dari
kebodohan,
kebaikan,
keterlambatan,
kepintaran,
ketidakmampuan,
keyakinan,
keterbelakangan,
keindahan,
dan lainnya.

yang ada,
aku cinta kamu.





melainkan

22 05 2008

tentu kamu setuju,
bahwa
bukan aku atau kamu yang menentukan,
melainkan..





20 05 2008

jalur yang tepat,
tempatku berjalan kini.

ku tahu,
karena ada Penunjuknya





19 05 2008

berat,
membawa pertempuran pribadi
kemanapun ku pergi.

apalagi saat terseretnya orang terkasih
masuk ke dalam medan perang.





19 05 2008

tahukah kamu, hari sekarang
masih seperti hari lalu





19 05 2008

memiliki dan mencintai bukan hal yang sama, bukan?





hantaman ombak

19 05 2008

masih seperti perahu,
terombang-ambing gelombang.

layarnya,
badannya,
tiangnya,
nahkodanya,
awaknya,
terhantam ombak.





tenang

15 05 2008

lebih tenang,
malam ini,
bisa lebih tenang,
tenang,
di malam ini,
bisa lebih tenang





15 05 2008

bendera putih telah diangkat,
sebelum peperangan.

[atau pertempuran telah terjadi tanpa kuketahui?]





aku dan Matahari #2

15 05 2008

aku tidak hanya akan mengabarkan,
tapi bahkan menyanyikannya!





14 05 2008

apa yang bisa kuberikan,
sesungguhnya jauh lebih penting,
lagi mulia.